ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA KOKANYA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI KALIMAT TANYA KELAS II SEKOLAH DASAR
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini dilakukan untuk menelaah kebutuhan pengembangan media KOKANYA sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa kelas II sekolah dasar terhadap materi kalimat tanya. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang berfokus pada analisis kebutuhan. Subjek penelitian mencakup guru dan siswa kelas II sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui tiga teknik, yaitu observasi, wawancara, dan penyebaran angket. Observasi bertujuan mengetahui kondisi nyata pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas, wawancara digunakan untuk menggali kendala pembelajaran serta kebutuhan terhadap media, sementara angket dipakai untuk menjaring respons dan kebutuhan siswa terhadap media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi kalimat tanya masih didominasi metode ceramah dan penggunaan buku paket, sehingga siswa cenderung pasif dan mudah bosan. Selain itu, sejumlah siswa mengalami hambatan dalam memahami penggunaan kata tanya dan menyusun kalimat tanya yang tepat. Baik guru maupun siswa memerlukan media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa media KOKANYA layak dikembangkan karena memadukan unsur gambar, warna, dan permainan yang dapat mendukung pemahaman siswa terhadap materi kalimat tanya. Media ini diharapkan menjadi alternatif pembelajaran yang mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih dinamis, menarik, dan menyenangkan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Waruwu, M. (2024). Pendekatan penelitian kualitatif: Konsep, prosedur, kelebihan dan peran di bidang pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198-211.
Pandean, M. L. (2018). Kalimat tanya dalam bahasa Indonesia. Kajian Linguistik, 5(3), 75-88.
Magdalena, I., Yoranda, D. O., Savira, D., Billah, S., & Guru, P. (2021). Pentingnya memahami karakteristik siswa sekolah dasar di SDN Sudimara 5 Ciledug. Trapsila: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(2), 50-59.
Kase, A. D., Sukiatni, D. S., & Kusumandari, R. (2023). Resiliensi remaja korban kekerasan seksual di Kabupaten Timor Tengah Selatan: Analisis Model Miles dan Huberman. INNER: Journal of Psychological Research, 3(2), 301-311.
Arsyad, A. (2011). Media pembelajaran.
Hasanah, U., Safitri, I., Rukiah, R., & Nasution, M. (2021). Menganalisis perkembangan media pembelajaran matematika terhadap hasil belajar berbasis game. Indonesian Journal of Intellectual Publication, 1(3), 204-211.
Mubin, M., & Aryanto, S. J. (2023). Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(03), 554-559.
Daniyati, A., Saputri, I. B., Wijaya, R., Septiyani, S. A., & Setiawan, U. (2023). Konsep dasar media pembelajaran. Journal of Student Research, 1(1), 282-294.
Rojali, A. P., Syafei, M. M., & Nugroho, S. (2021). Pemahaman Siswa terhadap Pembelajaran Permainan Sepakbola di Sekolah Menengah Atas pada Masa Pandemi Covid-19. Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga (JPJO), 5(1), 118-126.
Ananta, A. F. Q., Khairani, F., Andriyani, R., & Setiawaty, R. (2024). Pengembangan Permainan Kanya Sebagai Media Pembelajaran Materi Kalimat Tanya Siswa Kelas 3 Sd 6 Gondangmanis. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 5(3), 1074-1085.
Supriyono, S. (2018). Pentingnya media pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa SD. Edustream: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 43-48.
Susanto, H. A. (2011). Pemahaman pemecahan masalah pembuktian sebagai sarana berpikir kreatif. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan, Dan Penerapan MIPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta (Vol. 14).
Husain, J., Tahir, M., & Setiawan, H. (2021). Pengembangan Media Kotak Kata dalam Pembelajaran Materi Menulis Puisi Siswa Kelas IV SDN 3 Cakranegara. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 6(4), 750-756.